Reses, Pak Adang Kunjungi Kampung Sawah Baru, Jakut

Bpk. Drs. H. Adang Daradjatun sebagai salah seorang Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, mengunjungi masyarakat pemilihnya yang berada di dalam cakupan Dapil DKI 3 yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Kunjungan kerja ini dalam rangka masa reses untuk menampung aspirasi masyarakat serta melakukan fungsi pengawasan terutama di bidang Keamanan yang menjadi salah satu ruang lingkup Komisi III.

Acara dilaksanakan tepatnya di Jl. Kp. Sawah Baru No.10, RT/RW : 005/011, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara pada hari Minggu, 27 Desember 2020 dengan membagikan bantuan bahan makanan kepada warga yang secara ekonomi banyak terdampak wabah Covid-19.

Acara ini terlaksana dengan bantuan dari struktur PKS dan Relawan Adang Daradjatun mulai dari pelaksanaan sampai pengiriman paket bantuan dari pintu ke pintu. Acara yang diadakan Pak Adang selama pandemi Covid-19 menggunakan cara ini sebagai dukungan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan untuk menghindari kerumunan masa.  

Acara ini juga dihadiri oleh para tokoh diantaranya : Ibu Chozanah (Mpo Neng) selaku Ketua RT.05, Bpk. Azhari dan Bpk.Sukiwa selaku Tokoh Masyarakat RT.05, Bpk.Deny Setiadi selaku Ketua DPRa PKS RBU, Ust. Yulyadi Suwandi perwakilan dari  DPC PKS Koja dan Pak Muchtar Hakim selaku Ketua RW.011.

Selain ucapan terima kasih dari warga yang didatangi dan memperoleh bantuan dari Pak Adang dan tim, beberapa aspirasi yang disampaikan memalui para tokoh diantaranya :

  • Untuk bantuan sembako yang biasa rutin diterima dari kemensos, untuk Bulan Desember sampai saat ini belum ada reliasasi dan belum ada kepastian. Padahal walaupun banyak keluhan tentang kualitasnya yang terus menurun, namun bantuan ini tetap diharapkan masyarakat.
  • Permohonan bantuan perbaikan rumah warga Bpk Saiman yang berprofesi sebagai petugas keamanan & istri (buruh cuci).

Saat ada warga yang dicurigai terkena covid-19, koordinasi dari Dinkes DKI kurang cepat, bahkan kadang lambat, padahal dilaporkan langsung dari tingkat RT dan RW. Warga berharap agar pemda dapat lebih cepat dalam penanganannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *